Karpet bulu merupakan salah satu elemen dekorasi yang dapat menambah kenyamanan serta estetika pada ruangan. Namun, karpet jenis ini memiliki perawatan khusus agar tetap bersih, bebas dari bau apek, dan tidak mudah rontok. Jika tidak dirawat dengan baik, karpet bulu dapat menjadi tempat berkembangnya debu, tungau, serta bakteri yang bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Selain itu, karpet yang tidak terawat akan kehilangan kelembutannya dan menjadi kurang nyaman digunakan.
Merawat karpet bulu tidak hanya sekedar membersihkannya, tetapi juga melibatkan beberapa teknik khusus agar tetap terjaga kualitasnya dalam jangka panjang. Oleh karena itu, artikel ini akan membahas berbagai cara efektif dalam merawat karpet bulu agar tetap awet, bersih, harum, dan nyaman digunakan.
Manfaat Merawat Karpet Bulu
Sebelum membahas cara merawatnya, penting untuk mengetahui manfaat dari perawatan karpet bulu secara rutin. Berikut adalah beberapa manfaat utama:
1. Menjaga Kesehatan
Karpet bulu yang bersih membantu mencegah timbulnya alergi, asma, atau gangguan pernapasan akibat debu dan tungau yang menumpuk. Kotoran dan debu yang menumpuk pada serat karpet dapat memicu alergi, terutama bagi individu yang sensitif. Oleh sebab itu, membersihkan karpet secara rutin menjadi langkah penting untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat di dalam rumah.
2. Meningkatkan Estetika Ruangan
Karpet yang terawat akan selalu tampak bersih dan lembut, memberikan kesan mewah serta nyaman di dalam ruangan. Warna dan teksturnya tetap terjaga, sehingga memberikan nilai tambah pada desain interior. Karpet bulu yang bersih juga mencerminkan kebersihan dan kerapihan pemilik rumah.
3. Menghilangkan Bau Tak Sedap
Perawatan rutin akan mencegah timbulnya bau apek yang dapat mengganggu kenyamanan. Karpet yang terkena tumpahan makanan atau minuman jika tidak dibersihkan dengan baik akan menyebabkan bau yang sulit dihilangkan. Membersihkan karpet secara berkala dapat membantu menjaga keharuman ruangan.
4. Memperpanjang Usia Pakai Karpet
Dengan perawatan yang tepat, karpet bulu akan tetap awet dan tidak mudah rusak dalam jangka panjang. Serat bulu tetap kuat dan tidak mudah rontok, sehingga investasi pada karpet menjadi lebih bernilai karena masa pakainya lebih lama.
5. Mencegah Pertumbuhan Jamur dan Bakteri
Karpet yang kotor dan lembab dapat menjadi tempat berkembangnya jamur dan bakteri yang berbahaya bagi kesehatan. Dengan perawatan rutin, risiko ini dapat dikurangi secara signifikan. Menjaga kebersihan karpet secara rutin juga berperan dalam mencegah penyebaran penyakit yang dapat ditimbulkan oleh mikroorganisme berbahaya.
Tips & Cara Merawat Karpet Bulu

Agar karpet bulu tetap bersih, harum, dan tidak mudah rontok, diperlukan metode perawatan yang tepat. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa Anda terapkan untuk menjaga keawetan karpet bulu Anda.
1. Rutin Membersihkan Karpet dengan Vacuum Cleaner
Debu dan kotoran yang menumpuk pada karpet bulu tidak hanya mengurangi estetika, tetapi juga bisa menyebabkan gangguan pernapasan. Oleh karena itu, membersihkan karpet menggunakan vacuum cleaner adalah metode paling efektif untuk mengangkat debu dan kotoran tanpa merusak serat bulunya. Gunakan vacuum cleaner dengan daya hisap rendah agar tidak menarik atau merusak bulu. Pilih ujung penyedot yang lembut dan bersihkan karpet setidaknya dua kali seminggu, terutama di area yang sering diinjak. Lakukan gerakan searah dan perlahan untuk memastikan semua kotoran terangkat dengan sempurna.
2. Jemur Karpet Secara Berkala untuk Mencegah Kelembaban
Kelembaban yang berlebih pada karpet dapat menyebabkan pertumbuhan jamur dan menimbulkan bau tidak sedap. Untuk mencegah hal ini, jemur karpet secara berkala di tempat yang terkena sinar matahari pagi atau cukup angin-anginkan di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik. Hindari menjemur terlalu lama di bawah sinar matahari langsung agar warna dan tekstur serat tetap terjaga. Cukup jemur selama 1-2 jam agar karpet tetap lembut dan tidak kering berlebihan.
3. Gunakan Baking Soda untuk Menghilangkan Bau Apek
Bau apek pada karpet sering kali muncul akibat kelembaban atau sisa kotoran yang tidak terangkat sempurna. Baking soda bisa menjadi solusi alami yang efektif untuk menyerap bau dan kelembaban berlebih. Sebarkan baking soda secara merata di seluruh permukaan karpet dan biarkan selama 30-60 menit agar dapat menyerap bau dan kotoran dengan optimal. Setelah itu, bersihkan sisa bubuk menggunakan vacuum cleaner hingga benar-benar bersih. Proses ini bisa diulangi setiap dua minggu sekali untuk menjaga kesegaran karpet.
4. Kurangi Penggunaan Air Berlebihan Agar Karpet Tetap Awet
Karpet bulu sangat rentan terhadap air karena dapat merusak struktur serat dan menyebabkan bau tak sedap. Jika terkena tumpahan cairan, segera serap menggunakan kain bersih atau tisu penyerap tanpa menggosoknya agar cairan tidak menyebar. Taburkan sedikit baking soda atau tepung maizena untuk menyerap sisa kelembapan, lalu bersihkan dengan vacuum cleaner. Jika noda masih membandel, gunakan kain yang dibasahi sedikit cuka putih dan usap perlahan hingga noda menghilang.
5. Menyisir Karpet Bulu Secara Berkala Agar Tidak Kusut
Karpet bulu yang sering digunakan bisa mengalami kekusutan dan kehilangan tekstur lembutnya. Untuk menjaga tampilan dan kenyamanannya, gunakan sisir bergigi lebar atau sikat berbulu halus untuk merapikan bulu karpet. Sisir dengan gerakan perlahan dalam satu arah agar serat tidak tertarik dan rontok. Jika bulu terasa kasar, semprotkan sedikit air lalu sisir ulang agar lebih rapi. Hindari penggunaan sisir berbahan logam karena dapat merusak serat karpet.
6. Gunakan Pewangi Khusus Karpet Agar Tetap Harum
Agar karpet bulu tetap wangi dan segar, gunakan pewangi khusus yang diformulasikan untuk karpet. Semprotkan dengan jarak sekitar 30 cm agar cairan tidak menumpuk di satu area dan gunakan secukupnya agar tidak menyebabkan kelembapan berlebih. Pastikan karpet dalam kondisi kering sebelum diberi pewangi untuk menghindari bau apek yang timbul akibat residu cairan.
7. Simpan dengan Benar Jika Tidak Digunakan
Jika Anda berencana untuk menyimpan karpet bulu dalam jangka waktu lama, gulunglah karpet dengan rapi untuk menghindari bekas lipatan permanen. Simpan pada tempat yang jauh dari sumber kelembaban. Gunakan silica gel atau kantong penyerap lembab untuk menjaga karpet tetap kering selama penyimpanan. Periksa karpet secara berkala untuk memastikan tidak ada jamur atau bau tidak sedap yang muncul selama disimpan.
Merawat karpet bulu dengan cara yang tepat akan membantu menjaga kebersihan, kenyamanan, dan ketahanannya dalam jangka panjang. Dengan mengikuti langkah-langkah perawatan yang telah dijelaskan, karpet bulu Anda akan tetap terjaga kebersihannya, bebas dari bau tidak sedap, serta lebih tahan lama. Jika perlu, lakukan pembersihan profesional secara berkala untuk menjaga kualitas karpet bulu Anda tetap prima.